Selasa, 23 Juni 2020

hijacking boredom



Fundamentally, creatures are prospective to equally bear burdens suit by the living place where they dwell in. By the name of rights, a supplication gotta be granted concerned with humanitarian. It's kinda prerequisite for the awakening of citizen vigor, but the otherwise several deficient deeds which disobey the valid regulation ought to be gotten rid of as well, due to those diminish virtues in citizen environment & disorderly manage inappropriate trait advanced so that become out of control. Thus, these matters bring two peculiar polars which constantly endeavor to demolish one another. Both of polars represented by righteousness and badness respectively, they also have peculiar path that encompass throughout affair to acquire planning intention of theirs. Moreover, their intention definitely followed up with typical impact & automatically also cause certain boring stuff like political affair which is lately getting persistent to trigger stunning pros and cons among citizen, well let it going on.
Ultimately, it's all independent for citizen to determine finest chosen way against tons of random challenges that appear around them.

Alexander Gm. Ilham (rks shinobi)

Senin, 22 Juni 2020

cita rasa warisan kuliner nusantara

Rujak dapat disebut sebagai jenis kuliner yang menjadi salah satu sample analogi konkrit untuk merepresentasikan kompleksivitas kehidupan kosmopolitan rakyat Indonesia.

Sebagaimana entitas warga NKRI yang plural, Rujak juga punya banyak keragaman, seperti keanekaragaman rasa (manis, asam, pedas, asin dll) juga keanekaragaman warna (putih, hijau, merah, kuning dll) itu semua bersatu padu bersinergi dalam bentuk mikrokosmos berjuluk rujak.

Bagaimana tidak demikian bengkoang , dondong, jambu, nanas, pace, cabe, garam, gula, pakel dan komposisi lainnya berasal dari berbagai penjuru belahan dunia dimana masing-masing punya latar belakang geografis & historis yang berbeda pula satu sama lain. Lalu dalam framework rujak inilah mereka saling bahu- membahu terintegral tampil dengan nama baru bukan atas nama golongan tertentu. 

Jadi begitulah cakrawala wawasan kebijaksanaan rujak jika dimanifestasikan dalam heterogenitas sosial budaya umat manusia dalam konteks beragama, bersuku, berbahasa, berbangsa dan bernegara semua adalah sama tinggal bagaimana asas prinsip egaliterisme bekerja sesuai dengan hierarki & kapasitas fungsi yang diperankan oleh tiap- tiap individu demi tujuan dan cita-cita bersama dalam framework pancasila.

Salam Merdeka !
GM. Ilham (alexander lewandowski-rks shinobi)

Minggu, 21 Juni 2020

Masa Liburan Diperpanjang karena pandemi

Kerinduan akan aroma pondok pesantren kian membuncah namun apadaya bak api jauh dari panggang karena pandemi. Kebijakan pemerintah selaku ulil amri mengam
bil tindakan protektif untuk warga negara guna memutus rantai penularan virus dengan menerapkan pssbb, sosial distancing meliburkan berbagai
Di kamar pondok
macam instansi termasuk pendidikan baik formal maupun non formal seperti pondok pesantren.
Memang tidak ada dalih untuk tidak mematuhi kebijakan pemerintah ini, sebab lingkungan pesantren sendiri dengan ribuan santri dari pelosok nusantara dirasa akan lebih aman berada di daerah masing-masing sembari menanti instruksi masayiyikh terkait kapan waktu dimulainya kegiatan pesantren seperti biasa.

Nah, sambil menunggu, pastinya sobat santri akan mengisi dengan kegiatan positif di rumah seperti membantu orang tua, ngelalar, nulis, muthola'ah, nge game dll...

Sambil berdoa semoga ini cepat berlalu.




hijacking boredom

Fundamentally, creatures are prospective to equally bear burdens suit by the living place where they dwell in. By the name of ri...